Sabtu, 17 Juni 2017

Netral Terhadap Kemenangan dan Kekalahan

Hidup ini seperti roda. Kadang di atas, kadang di bawah. Kemenangan dan kekalahan datang silih berganti, sama halnya kebaikan dan keburukan maupun keberuntungan dan kesialan.

Hati orang pun juga berputar. Mereka gembira ketika mendapat kemenangan, namun bersedih ketika mendapat kekalahan. Kadang respon perasaan itu pun tak proporsional. Orang yang gembira karena menang kadang menjadi jumawa, merasa bahwa kemenangan itu akan berlangsung terus menerus. Orang yang sedih karena kalah pun kadang menjadi merana, seolah kekalahan itu akan berlangsung tiada akhir.

Padahal semua itu sementara.

Kadang ada sementara yang rentangnya sekejap saja, seperti pengendara motor yang kurang konsentrasi sebentar kemudian langsung terjatuh dari motornya. Namun ada pula sementara yang rentangnya cukup panjang, seperti perusahaan persewaan film Blockbuster yang telah merajai bidangnya selama bertahun-tahun sebelum akhirnya bangkrut karena ditelan perkembangan teknologi internet yang sangat memudahkan akses terhadap film.

Hakikatnya sama saja. Sebentar ataupun lama, itu tetap sementara.

Sehingga, tak perlulah kita gembira berlebihan bila mendapat kemenangan. Pun tak perlu kita sedih berlebihan bila mendapat kekalahan. Sebab semua itu hanya sementara.

Yang abadi hanyalah Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar