Sabtu, 17 Juni 2017

Tulisan Terkejar Waktu

Idealnya, sebuah tulisan diberikan waktu yang panjang untuk diselesaikan. Dalam waktu panjang itu, ide yang ada dapat dituliskan berulang kali (disunting) agar dapat menjadi tulisan yang baik mendekati sempurna.

Kenyataannya, tidak sedikit situasi di mana seseorang harus bisa menyelesaikan tulisannya secepat mungkin. Tidak banyak waktu yang bisa digunakan untuk menyempurnakan tulisan tersebut. Bila sudah terkejar waktu demikian, yang ada hanyalah pikiran segeralah selesai.

Namun tidak mengapa. Bukankah tulisan biasa yang selesai lebih bernilai ketimbang tulisan sempurna yang tak pernah selesai?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar