Simplisitas Kompleks

Rabu, 07 Juni 2017

Puisi: Potong Semua Sisi

Potong semua sisi
Batinmu
Sampai tinggal satu
Hanya untuk Tuhanmu

Potong semua sisi
Amarahmu
Dengkimu
Bencimu
Sampai tinggal satu
Untuk kebaikan dirimu

Potong semua sisi
Perspektifmu
Hingga hilang konflik picisan
Hingga nampak satu kebenaran
Diposting oleh riyan_thesun di 13.33
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

riyan_thesun
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ▼  2017 (20)
    • ▼  Juni (19)
      • Tentang "This War of Mine"
      • Puisi: Purnama Atas Mentari
      • Puisi: Garis Mati
      • Tulisan Terkejar Waktu
      • Netral Terhadap Kemenangan dan Kekalahan
      • Puisi: Malam Putih
      • Keriuhan Digital
      • Puisi: Yakinkah Engkau?
      • Kejahatan Bisa Menjangkiti Siapa Pun
      • Puisi: Bukan Kontradiksi
      • Perumpamaan Informasi dan Makanan dalam Situasi Ke...
      • Puisi: Berserah Darah
      • Puisi: Potong Semua Sisi
      • Pagi Sepi Inspirasi
      • Puisi: Tiada Ingat
      • Tentang Harga, yang Harus Selalu Dibayarkan
      • Karma Bukanlah Kutukan
      • Puisi: Ke Mana Teknologi Masa Depan Menuju
      • Sekilas Tentang Candu
    • ►  Mei (1)
Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.